MediAmpera.COM - Ribuan masyarakat memadati kawasan Tugu Keris Siginjai, Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu malam 31 Oktober 2026, guna menyaksikan Pawai Ta’aruf Musyabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi.
Pawai yang melibatkan sekitar 3.000 peserta tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan MTQH, sekaligus momentum mempererat persatuan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan diawali dari kawasan Gedung Olahraga dan Seni Kota Baru, dilepas Ketua LPTQ Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Peserta pawai ta’aruf ini diarahkan menuju Tugu Keris Siginjai langsung disambut Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.
Berbagai elemen masyarakat yang datang dari berbagai kawasan dalam Kota Jambi termasuk dari luar daerah, turut memeriahkan kegiatan pawai ta’aruf, mulai dari kafilah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, Paskibraka, Drum Band Garuda Putih, marching band pondok pesantren, drum band MAN 2 Kota Jambi, santri berkuda, pelajar SMP, komunitas Bahagia Bersholawat, Karang Taruna, hingga kelompok masyarakat lainnya.
Begitu pula kehadiran maskot MTQH, Bang Baha dan Ayuk Gia, kelompok angkutan publik gojek bermotor juga menjadi menarik perhatian warga penonton.
Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Ia berharap MTQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan saja, tapi juga mampu mendorong generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Maulana juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQH ke-55 tahun ini. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dan tersebar di sejumlah tempat ibadah dengan mempertandingkan 11 cabang lomba selama penyelenggaraan MTQH.
Maulana juga mengingatkan dewan hakim, agar menjalankan tugas dan memberikan penilaian secara profesional, transparan, dan objektif, sehingga hasil penilaian benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.
Masyarakat juga diajak menghadiri pembukaan MTQH pada Minggu malam 1 Nopember 2026, yang akan dimeriahkan sejumlah pertunjukan, termasuk drama kolosal bernuansa religius yang menggambarkan perjuangan para ulama di Jambi seberang, bertajuk Tsamaratul Insan yang diperankan ratusan anak-anak SMP se Kota Jambi.
Selain menjadi ajang syiar Islam, MTQH ke-55 juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Membludaknya pengunjung dari berbagai daerah memberikan kesempatan bagi pelaku usaha kuliner, perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan aktivitas usahanya.
Maulana menyebutkan, pemerintah memfasilitasi sekitar 150 stan UMKM, ditambah ratusan pelaku usaha lainnya yang turut memanfaatkan keramaian kegiatan tersebut.
Dari segi keamanan selama pelaksaan MTQH di Kota Jambi, pihaknya sudah mengerahkan ratus aparat keamanan, terdiri personel Satpol PP dan didukung penuh oleh aparat Kepolisian dan aparat TNI untuk mengamankan proses pengamanan, baik itu pada acara pembukaan maupun di hotel-hotel tempat menginap para kafilah.
Begitu juga untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta MTQH, sudah disiapkan petugas kesehatan terdiri para dokter dan perawat disemua tempat penginapan dan ditempat-tempat pelaksanaan lomba.
“Kita sudah siapkan aparat keamanan baik dari unsure aparat Satpol PP, Polisi dan TNI, termasuk para dokter dan perawat dan Puskesmas untuk memonitoir dan selalu stanby melayani para peserta MTQH, jika terjadi hahl-hal yang tidak diinginkan,” ujar Maulana saat ditemui MediAmpera.COM, usai pawai ta’aruf.
Sementara Gubernur Jambi diwakili pejabat Asisten I yang Plt Kadis Kominfo Provinsi Jambi, Jhon Eka Powa, mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi, sangat mengapresiasi pelaksanaan MTQH ke 55 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Jambi sebagai tuan rumah.
“Ya saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi yang menjadi tuan ruah MTQH ke 55 tahun 2026, dengan persiapan yang baik dan diharapkan berjalan sukses," ujar Jhon Eka Powa.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQH diharapkan memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya dalam penguatan kehidupan religius, tapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kota Jambi.
Pawai Ta’aruf merupakan rangkaian kegiatan MTQH ke-55 yang mempertemukan semangat keagamaan, ajang silaturrahmi dan kebersamaan antar peserta dari berbagai daerah Kabupaten Kota dalam Provinsi Jambi, setidak selama pelaksanaan MTQH tahun 2026 di Kota Jambi.***
Rep/Editor: MAS


0 Komentar