MediAmpera. COM - Masyarakat khususnya warga di RT 25 dan 26 komplek Perumnas Kotabaru Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi merasa resah, gegara bau yang menyengat dari tumpukan sampah di Depo sampah di Perumnas Kelurahan Handil Jaya.
Keresahan yang dirasakan warga, diungkapkan dalam temu warga RT.25 dan 26 menindaklanjuti salah satu program Pemerintah Kota Jambi, dibawah kepemimpinan Dr.dr. Maulana, yakni Kampung Bahagia periode kedua, di Pendopo RT.25 dan 26 Perumnas Kelurahan Handil Jaya, Minggu 9 Agustus 2026.
Menurut Abdullah, salah seorang warga yang tinggal di sekitar 200 meter dari Depo sampah tersebut, kalau dirinya dan keluarganya sangat terganggu dengan bau tidak sedap yang ditimbulkan dari tumpukan sampah di Depo tersebut.
Disisi lain, masih menurut Abdullah, truk-truk sampah bukannya bongkar muat didalam Depo, tapi di jalan masuk lorong di RT 25, yang tentu saja menimbulkan bau yang tidak sedap, belum lagi cucuran air limbah dari bongkar muat sampah yang terkadang memenuhi jalan, akibatnya bau menyeruak kemana mana.
Sementara warga yang lain menambahkan, kalau Depo sampah tersebut sudah tidak sesuai lagi berada di pemukiman yang padat penduduk, belum lagi depo tersebut bukan lagi tempat pembuangan sampah khusus untuk warga perumnas, tetapi banyak warga dari luar perumnas yang membuang sampah di Depo tersebut, sehingga setiap hari banyak truk-truk dan motor gerobak sampah memenuhi jalan keluar masuk perumnas, dengan segala bentuk sampah yang berjatuhan di jalan.
Untuk itu warga minta kepada instansi yang berwenang agar segera dapat mengatasi kasus sampah tersebut, sehingga program kampung bahagia yang dicetuskan Walikota Jambi benar-benar untuk masyarakat.***
Reporter: Nono WN

0 Komentar