MediAmpera.COM - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menegaskan, berbagai persiapan teknis hingga pelayanan bagi jemaah telah dilaksanakan secara maksimal. Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi juga mendukung biaya bagi kelancaran jemaah yang nilainya mencapai Rp.40.7 miliar.
Pernyataan
itu dikemukakan Gubernur, saat menghadiri pertemuan bersama Tim Kunjungan Kerja
Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR-RI) dalam rangka pengawasan
terhadap Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M di Provinsi
Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis 09 April 2026.
"Atas
nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan ucapan selamat
datang kepada Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR RI. Kehadiran Bapak/Ibu
sekalian merupakan kehormatan sekaligus energi positif bagi kami di daerah,
karena menunjukkan adanya perhatian, komitmen, dalam memastikan bahwa
penyelenggaraan ibadah haji berjalan secara optimal, khususnya dalam memberikan
pelayanan terbaik kepada Jemaah," ucap Gubernur Al Haris.
Gubernur
Al Haris menyampaikan bahwa Komisi VIII ini adalah Komisi yang paling lengkap
urusannya, dikenal memiliki lingkup kerja yang sangat luas dan menyentuh
berbagai aspek fundamental kehidupan bermasyarakat, meliputi bidang Agama,
Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Penanggulangan
Bencana.
"Salah
satunya masalah Pengawasan terhadap Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji,
insya Allah persiapan haji Provinsi Jambi sudah siap semuanya, hanya tinggal
MoU dengan maskapai yang belum clear, insya Allah bisa segera
diselesaikan," ujar Gubernur Al Haris.
"Provinsi
Jambi selama ini dalam kondisi aman dan terkendali, toleransi antar umat
beragama sangat terjaga dengan baik, toleransi yang tercipta selama ini tidak
terlepas dari kerja sama kita semua, baik tokoh masyarakat dan juga seluruh
pihak keamanan dan masyarakat Provinsi Jambi,” lanjutnya.
"Pemerintah
Provinsi Jambi dalam penyelenggaraan haji terus mendukung terhadap
penyelenggaraan haji. Pemprov terus berupaya memperkuat koordinasi lintas
sektor guna memastikan kesiapan yang menyeluruh, baik dari sisi administratif,
teknis, maupun pelayanan kepada jemaah, Pemprov juga membantu mendanai dengan
total keseluruhan dukungan biaya yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jambi
mencapai Rp.40.7 Miliar.
Pemerintah
Provinsi Jambi menyadari bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji sangat
ditentukan oleh sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta
seluruh pemangku kepentingan, baik Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah,
instansi kesehatan, pihak imigrasi, transportasi, dan unsur pendukung
lainnya" imbuhnya.
Foto: Novriansah.
Gubernur
Al Haris juga menambahkan, persiapan penuh Pemerintah Provinsi Jambi dalam
menyambut penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 ini sudah dilaksanakan.
Menurutnya berbagai persiapan teknis hingga berbagai pelayanan kepada jemaah
telah dilakukan secara maksimal, Pemerintah kabupaten/kota juga menyiapkan bus
untuk jemaah haji yang ingin berangkat ke Jambi ini, setelah itu pemprov
menyiapkan bus ke Bandara Sulthan Thaha dan pesawat ke Bandar Udara
Internasional Hang Nadim Batam.
"Melalui
kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ini, akan terbangun pemahaman yang sama
serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji
ke depan. Harapan kita semua adalah agar para jemaah haji, khususnya dari
Provinsi Jambi, dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, sehat, dan
khusyuk," pungkas Gubernur Al Haris.
Sementara
itu, Ketua Tim Komisi VIII DPR RI H. Marwan Dasopang, M.Si memberikan apresiasi
tinggi kepada Gubernur Jambi Al Haris atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi
dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini ditandai dengan
pengalokasian anggaran lebih dari Rp.40 Miliar untuk menunjang pelayanan jemaah
di Provinsi Jambi.
"Anggaran
yang digelontorkan Pemprov Jambi bukanlah angka kecil, melainkan bentuk nyata
perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan jemaah haji, khususnya dalam hal
transportasi dari daerah menuju embarkasi," kata Marwan.
Pada
kesempatan ini juga diselenggarakan diskusi dan tanya jawab, penyampaian
keluhan yang ditemukan di daerah yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim H.
Marwan Dasopang, Wakil Ketua H. Ansory Siregar beserta anggota Komisi VIII
lainnya Hj. Selly Andriany Gantina, A.Md, Hj. Ina Ammania, H. Wibowo Prasetyo,
Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M, Hj. Derta Rohidin, H.M. Husni, S.E., M.M, Dr. H.
Wahidin Halim, M.Si, Ashari Tambunan, Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, M.A, H.
Sudian Noor, Drs. H. Zulfikar Achmad.
Selain
itu juga turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi,
Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I, Kepala
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr.
H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I, Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi
Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd dan unsur Forkopimda dan OPD terkait serta
undangan lainnya.
Sumber
: Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani | Editor : MAS


0 Komentar