MediAmpera.COM - Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk, di Jalan KH M Ja'far, RT 06 Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Selasa 21 April 2026 malam.
Setidaknya
ada lima unit rumah warga yang dilalap api, tiga bangunan rumah nonpermanent terbuat
dari bahan kayu dan dua unit lagi permanen.
Musibah
kebakaran itu dilaporkan langsung oleh seorang warga, Iwan Masadi, sekitar
pukul 08.00 WIB, ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan)
Kota Jambi.
Petugas
dari Pos Jamseko yang berada di kelurahan Pasir Panjang Olak Kemang langsung
bergerak cepat, dan tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu 11 menit setelah menerima
laporan warga.
Operasi
gerak cepat pemadaman ini dipimpin langsung Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi,
Mustari Affandi, dengan mengerahkan 50 personel gabungan dari berbagai pos
pelayanan.
Sedikitnya
delapan unit armada, termasuk enam mobil pompa tempur, dan satu unit
penyelamat, diterjunkan ke lokasi untuk menghentikan kobaran api agar tidak
merambat ke rumah yang lain disekitarnya.
Dari
komentar beberapa warga sekitar, petugas Damkar di lapangan cukup kesulitan
untuk menuju titik lokasi, karena akses jalan menuju titik api sangat sempit
dengan jarak sekitar 150 meter dari jalan utama.
Ditambah
lagi banyaknya kendaraan roda dua yang terparkir sembarangan, serta kerumunan
warga yang menonton juga sempat menyulitkan ruang gerak personel pemadam. Namun
demikian upaya untuk koordinasi dengan pihak PLN tetap dilakukan.
"Kami
langsung melakukan koordinasi dengan PLN, agar mematikan jaringan listrik di
sekitar lokasi kejadian, sekalgus juga
melakukan proteksi penyebaran api ke bangunan lain," kata Mustari.
Informasi
di lapangan ada diduga kuat api berasal dari sisa bara pembakaran tungku anglo
yang ditinggalkan pemilik rumah dalam keadaan masih menyala. Disekitarnya
kemungkinan juga terdapat bahan yang mudah terbakar sehingga dengan cepat api
membesar .
Setidaknya
ada Enam Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 15 jiwa, sudah dipastikan kehilangan
tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.
Menurut
keterangan Ketua RT 06, para korban pemilik rumah yang terdata, diantaranya
Toyib, Sayuti, Ratnawati, Nurminah, Zahra, dan Hamida.
Kerugian
materil yang diderita para korban ditaksir mencapai angka di atas Rp 400 juta,
dan beruntung tidak ada korban jiwa dari musibah ini.
Aparat
kepolisian dari Polsek Pelayangan juga ikut diterjunkan untuk mengamankan sekitar
area lokasi dari kerumunan warga agar proses
pendinginan sisa-sia api dapat berjalan lancar.
Dalam
tindakan cepat ini petugas menghabiskan sekitar 24.000 liter air, petugas juga
memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali.
Saat
aparat Pemerintah Kelurahan Arab Melayu dibantu Ketua RT setempat sedang
melakukan pendataan, untuk menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak.***
Reporter
: Tim | Editor : MAS


0 Komentar