Foto: Rasyid.
MediAmpera.COM - Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan masyarakat bersama-sama menggelar kegiatan semarak Ramadhan 1447 H/2026 M, dipusatkan di jalan dua jalur depan rumah dinas Bupati Batang Hari.
Semarak Ramadhan
ini dilaksanakan setiap hari dari awal Ramadhan hingga akhir Ramadhan nanti, menampilkan
berbagai kesenian yang bernafaskan Islam, seperti kesenian hadro dan rebana.
Semarak
Ramadhan tahun ini mengangkat tema “Puasa Melatih Keteguhan Hati Serta Keikhlasan
Dalam Beribadah Dan Kerja Adalah Ibadah”.
Semarak
Ramadhan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suasana yang meriah
dan penuh kegembiraan selama bulan Ramadhan. "Semarak" sendiri
berarti cahaya yang terang dan meriah, sehingga Semarak Ramadhan dapat
diartikan sebagai bulan Ramadhan yang penuh dengan cahaya keimanan,
kebahagiaan, dan kegembiraan.
Gebyar
Semarak Ramadhan Tahun 2026 Masehi bertepatan dengan 1447 H Kabupaten Batang
Hari Super Tangguh. dihubungkan dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan
budaya yang dilakukan oleh umat Muslim Masyarakat Kabupaten Batang Hari.
Kabupaten Batang Hari mayoritas masyarakat beragama Islam di desa hingga di kota selalu dimeriahkan bahkan sudah menjadi tradisi untuk dimeriahkan selama bulan Ramadhan.
Kegiatan
penyambutan biasanya ziarah kubur dan membersihkan pemakaman dan banyak tradisi
dalam kehidupan di keluarga. Kuliner khas Ramadhan dan idul fitri seperti
pedamaran, kolak, dan berbagai joda dibuat dan ibu-ibu seakan berlomba-lomba
menyajikannya. Ciri khas joda idul fitri seperti dodol seakan menjadi wajib
ada. Bahkan menurut cerita ada suami istri sampai cerai gara-gara tidak membuat
dodol.
Kemeriahan ibadah
Ramadhan seperti shalat tarawih, tadarus
Al-Qur'an, tiap-tiap tempat ibadah selalu berlangsung meriah dalam suasana
gembira.
Pemerintah
Kabupaten Batang Hari melalui Asisten I M.Rifai, menjelaskan harapan semarak
Ramadhan dapat meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, dan membawa
berkah bagi umat Muslim.
Lebih lanjut
disampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengajak seluruh umat
Islam untuk terus-menerus meningkatkan keikhlasan beribadah dan
bekerja. Puasa bukan alasan untuk bermalasan, puasa melatih keteguhan hati,
keiklasan dalam beribadah dan kerja.
Tradisi panganan di bulan puasa memiliki filosofi dan makna yang dalam, terutama dalam konteks budaya Muslim di Indonesia umumnya Batang Hari khususnya. Ramadhan merupakan memupuk rasa kebersamaan dan silaturahmi: Panganan di bulan puasa seringkai disajikan dalam buka puasa bersama, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar keluarga, teman, dan masyarakat. Sebagai bentuk bersyukur atas nikmat: Panganan di bulan puasa juga merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, terutama nikmat iman dan kesehatan yang memungkinkan kita untuk berpuasa.
Puasa Ramadhan menghidupkan Sunnah: Beberapa panganan di bulan puasa, seperti kurma, memiliki dasar sunnah Nabi Muhammad SAW, yang menunjukkan pentingnya mengikuti teladan Nabi dalam beribadah. Mengatasi Lapar dan Dahaga : Panganan di bulan puasa juga berfungsi untuk mengatasi lapar dan dahaga setelah seharian berpuasa, sehingga kita dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan fokus.
Keseimbangan Gizi: Panganan di bulan puasa seringkali
disajikan dengan gizi yang seimbang, yang menunjukkan pentingnya menjaga
kesehatan tubuh sebagai wadah bagi jiwa yang beribadah. Tradisi panganan di
bulan puasa memiliki makna yang dalam dan beragam, yang dapat meningkatkan
keimanan, kebersamaan, dan kesehatan kita.
Semarak
Ramadhan Batang Hari Super Tangguh dilaksanakan mulai dari pukul 15.00 hingga
17.30 WIB setiap harinya. Penjual ta’jil juga tidak ketinggalan menawarkan
penganan dan joda berbagai varian rasa.
Semarak
Ramadhan meriah membawa rezki meningkatkan ekonomi masyarakat. Ramainya semarak
Ramadhan dengan hadirnya para pendukung kesenian masing-masing daerah dan
pesantren yang tampil.***
Penulis : M
Rasyid

.jpeg)
0 Komentar