MediAmpera.COM - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk, di Jalan Haji Adam Malik, Lorong Beringin IV, Tehok, Jambi Selatan, Kota Jambi, Senin 30 Maret 2026. Lima bedeng permanen tersebut milik Junaidi yang juga Ketua RT ludes dilahap si jago merah.
Dinas Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menerima laporan pertama kali
pada pukul 09.16 WIB. Armada tempur tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu
sembilan menit untuk melakukan tindakan pemadaman.
Operasi pemadaman
dipimpin langsung oleh Kadis Damkartan Mustari Affandi. Ia mengerahkan kekuatan
penuh sebanyak 40 personel. Petugas menggunakan sembilan unit armada, terdiri
dari mobil komando, armada tempur, hingga mobil supply air.
Penyebab kebakaran diduga
kuat berasal dari korsleting listrik pada jaringan kabel di salah satu unit
bedeng. Hembusan angin kencang membuat api merembet sangat cepat ke bangunan
lainnya yang mudah terbakar.
Saksi mata
menyebutkan, api pertama kali terlihat membesar saat salah satu penghuni sedang
memandikan anaknya. Warga berupaya memadamkan kobaran api secara manual
menggunakan ember, namun tidak membuahkan hasil.
Petugas di lapangan
sempat menghadapi hambatan serius. Jalur jalan menuju lokasi sangat sempit
untuk manuver armada besar. Banyaknya warga yang menonton dan meliput untuk
media sosial turut menghambat ruang gerak petugas.
Petugas terpaksa
menegur keras warga yang lebih sibuk melakukan siaran langsung di TikTok maupun
Facebook daripada menolong korban. Kerumunan warga dalam jarak dekat sangat
membahayakan keselamatan warga maupun personel yang bertugas.
Dalam penanganan ini,
tim Damkartan berkoordinasi dengan pihak PLN, untuk memutus jaringan listrik di
sekitar lokasi kejadian. Langkah taktis ini diambil guna mencegah terjadinya
sengatan listrik saat petugas menyemprotkan air ke arah bangunan.
Sebanyak 26.000 liter
air habis digunakan dalam operasi yang berlangsung hampir dua jam tersebut.
Satu orang korban, Jeni (50), dilaporkan mengalami syok berat akibat insiden
yang menimpa tempat tinggalnya.
Tim PSC 119 segera
memberikan tindakan medis di lokasi sebelum akhirnya merujuk korban ke Rumah
Sakit Royal.
Sementara total
kerugian materiil yang dialami para korban belum dapat ditaksir secara pasti.
Sebanyak lima kepala keluarga dipastikan kehilangan tempat tinggal akibat
musibah kebakaran di penghujung Maret itu, seperti dilansir infojambi.com,
Senin 30 maret 2026.
Lurah Tehok bersama
aparat Polsek Jambi Selatan dan BPBD Kota Jambi turut hadir di lokasi untuk
membantu pengamanan. Setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya, area kebakaran
langsung dipasangi garis polisi, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kadis Damkartan Kota
Jambi, Mustari Affandi, mengapresiasi kerja sama tim respon cepat yang terdiri
dari relawan hingga petugas medis. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih peduli
terhadap bencana daripada sekadar mengejar konten di media sosial.
Seluruh personel dan armada akhirnya kembali
ke markas setelah situasi benar-benar aman. Pelayanan pemadaman ini diklaim
telah sesuai dengan standar teknis pelayanan minimal sub urusan kebakaran
daerah. ***
Editor: MAS

0 Komentar