Pasar Aurduri Kota Jambi. II foto: Asr
MediAmpera.COM - Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, pemerintah sudah memantau harga semua bahan pokok (Sembako) di sejumlah pasar di Kota Jambi.
Pantauan tersebut baik dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi maupun maupun Pemerintah Kota Jambi, terhadap ketersediaan sembako dan harga tetap stabil.
Namun ternyata dari pantauan terakhir pada H-1 atau H-2 Idul Fitri, di pasar Aurduri Kelurahan Aur Kenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, Kamis 19 Maret 2026, hampir semua harga sembako naik drastis.
Beberapa pedagang yang ditemui menyebutkan memang semua harga sembako naik, dan kondisi ini tidak bisa dielakkan. Ini karena jumlah permintaan dan daya beli masyarakat juga meningkat, terlebih lagi dalam menghadapi lebaran.
Harga daging sapi segar bervariasi, mulai dari hrga Rp. 160 ribu hingga Rp. 180 ribu per kg. Sedangkan untuk harga daging kerbau dijual Rp. 170 ribu per kg. Sementara untuk sapi beku dijual seharga Rp. 138 ribu per kg.
Salah seorang pedagang daging, Pak Boy, mengatakan, harga daging sapi memang bervariasi, penjual tidak sama untuk menentukan harga.
"Saya jual per kg Rp. 160 ribu per kilonya, dan untuk hati sapi dihargai Rp. Rp. 140 ribu per kg, " ujar Boy.
Boy menambahkan, untuk sapi yang dipotong hari ini sudah habis. Jika lebaran Idul Fitri berdasarkan keputusan pemerintah jatuh di hari Sabtu, 21 Maret 2026, kami akan siapkan memotong sapi lagi, dan untuk harga daging belum tahu berapa harus kami jual.
Begitu juga dengan harga ayam potong yang belum dipotong per ekor dijual Rp. 60 ribu sampi Rp 70 ribu per ekor.
Harga cabai merah dijual berkisar seharga Rp. 40 ribu hingga Rp. 48 ribu per kg. Begitu juga biasanya disetiap moment lebaran masyarakat juga menyiapkan menu masakan ketupat dan gulai lontong.
Seorang pedagang, Uni Leli, yang menjual sayur nangka muda dan sarang ketupat, menyebutkan, untuk sayur nangka per kg dijual Rp. 12 ribu, dan sarang ketupat dalam 10 biji dijual seharga Rp 10 ribu.***
Rep/Editor: MAS

0 Komentar