Bupati dan Wakil Bupati kabupaten tanjung Jabung Timur.| dok.
Persis di tanggal 20 Februari 2026, kiprah kepemimpinan duet Hj Dillah Hikmah Sari dan Muslimin Tanja genap berusia satu tahun. Lalu apa prestasi Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi itu ?Sudahkah mimpi kemajuan daerah berhasil mereka wujudkan ? Atau apakah selama setahun memerintah mereka sudah menepati janji kampanye sebagaimana visi Membangun Bersama Rakyat untuk Sejahtera (Merata) yang digadang-gadangkan itu ?
Untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan itu sekaligus untuk mengetahui sejauh mana, capaian
pemerintahan Dillah - Muslimin dalam menjalankan amanahnya di tahun pertama
ini.Kami mencoba untuk menggali data dan fakta lapangan, tentunya dengan 18
Program Prioritas Merata sebagai instrumen parameter.
Dillah
Hikmah Sari - Muslimin Tanja mengusung Visi Merata dengan menetapkan 18 Program Prioritas meliputi aspirasi
hajat hidup warganya yang hampir mendekati angka 245 ribu jiwa, tersebar di 11 Kecamatan.
Sebagai
pasangan kepala daerah baru, Dillah - Muslimin, begitu bersemangat dan optimis
untuk segera berlari melaksanakan janji-janji kampanye mereka. Namun apa lacur,
sebulan sebelum dilantik Presiden, tepatnya pada 22 Januari 2025, Presiden
Prabowo justru menerbitkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi
belanja APBN dan APBD dengan target Rp306,7 triliun.
Dillah
- Muslimin pun cemas, waktu itu mereka belum dilantik, tetapi inpres itu harus
dilaksanakan begitu mereka berdua resmi memerintah sebulan kemudian, 20
Februari 2025.
Pemkab
Tanjung Jabung Timur 2025 harus memangkas rencana belanja hingga Rp.87 miliar
akibat Inpres tersebut. Dana Alokasi Khusus (DAK) jalan terpangkas Rp33 miliar,
ditambah Dana Alokasi Umum (DAU) Infrastruktur yang ikut hilang Rp.54 miliar.
Padahal, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, merupakan aspirasi utama
warga Tanjabtim.
Belum
lagi janji pembangunan tanggul (irigasi) yang ditempatkan pada prioritas
pertama 18 Program Priorotas DIllah - Muslimin. Setelah merinci dengan keras,
ternyata kekuatan APBD hanya mampu membangun 60,15 km tanggul, sedangkan sesuai
visi misi harusnya minimal 200 km per tahun.
Sejumlah
pengetatan memang terpaksa dilakukan untuk menutupi defisit alokasi untuk
infrastruktur, utamanya jalan.
Ternyata,
Dillah - Muslimin memang bukan tipe anak muda yang mudah menyerah. Menyiasati
kurangnya anggaran itu, mereka mendorong para kepala OPD untuk lebih
mempertajam sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Dalam
sebuah rapat besar yang dihadiri para kepala OPD, Dillah bahkan dikabarkan
sempat meninggikan suaranya. Dillah menuntut para kepala OPD harus gesit
mencari program maupun anggaran untuk masuk ke Tanjabtim.
Cerita
soal ini dibenarkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Fajar Alamsyah.
Menurut Alam, dia hadir dalam rapat itu.
“Kalau cuma melaksanakan anggaran yang ada, anak honorer atau PPPK juga bisa
jadi kepala dinas,” ujar Alam menirukan ucapan Dillah.
Suasana
rapat digambarkan Alam sempat agak tegang karena ucapan bupati tersebut.
“Bahkan Ibu Bupati tegas mengingatkan, jangan sampai efisiensi anggaran jadi
alasan visi misi tidak terlaksana,’’ ungkap Alam.
Entah
ada kaitannya atau tidak dengan arahan keras bupati itu, yang jelas sejumlah
terget capaian setahun kepemimpinan Dillah - Muslimin terealisasi sangat baik
bahkan sejumlah program berhasil overtarget.
Berikut
rincian sejumlah realisasi program pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Timur
tahun pertama kepemimpinan Dillah Hikmah Sari - Muslimin Tanja :
1.
Program 1000 Km tanggul ; ditergatekan 200 Km / tahun, ternyata mampu
direalisasikan 357,21 Km atau 178,60 persen. Pembangunan tanggul ini
tersebar di 62 lokasi.
2.
Program Kesehatan Gratis ; target untuk UHC ( Universal Health Coverage ) Prioritas
pada tahun 2027 ternyata mampu direalisasikan 100 persen di tahun 2025. Seluruh
warga ber KTP Tanjabtim dijamin akses kesehatannya ke pelayanan kesehatan mitra
BPJS.
Justru
capaian UHC Tanjabtim adalah yang tertinggi dibanding Kota Jambi dan Kabupaten
Tanjung Jabung Barat. Bupati Dillah diganjar penghargaan UHC Awards 2026
kategori Madya menyisihkan Kota Jambi dan Tanjabbar yang kategori
Pratama.
3.
Sarana Prasarana Layanan Kesehatan juga telah dibangun Puskesmas Sungai Lokan
Sadu, Pustu Desa Tri Mulyo dan pembangunan rumah dinas tenaga medis RS Pratama
Rantau Rasau termasuk rehab rumah dinas tenaga medis Puskesmas Air Hitam
Laut.
4.
Program Bedah 1000 Rumah ; ditargetkan 200 unit rumah pertahun, ternyata mampu
direalisasikan bedah rumah lebih dua kali lipat menjadi 433 unit rumah. Itu
artinya target 1000 rumah di visi misi lima tahunan sudah terelasasi hampir
setengahnya hanya di tahun pertama.
5.
Program Bening Desaku ; penyediaan air bersih bagi warga, tahun 2025 dibangun
71 unit sumur bor, uprating instalasi pengolahan air, penambahan sumur dalam
terlindungi atau Bronsaptering sejumlah 206 unit SPAM ditambah 786 SR sumber
DAK Penugasan. Total saat ini sudah 143.759 penduduk terlayani akses air minum.
6.
Program Menyala Desaku ; Kolaborasi bersama Petrochina Jabung Ltd , Dillah -
Muslimin juga berhasil menghadirkan Lampu Penerangan Jalan Umum ( LPJU )
sejumlah 776 unit serta membangun jaringan listrik baru sepanjang 8.100 meter
di Kecamatan Geragai dan Kecamatan Nipahpanjang.
7.
Program Pendidikan ; alokasi anggaran pendidikan Tanjabtim masih di atas
ketentuan 20%. Diketahui anggaran pendidikan Tanjabtim 2025 sebesar 24,24
persen. Ini bukti kuatnya komitment Dillah - Muslimin terhadap upaya memajukan
pendidikan sebagai modal dasar masa depan generasi Tanjabtim.
8.
Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tahun 2025 juga telah dilaksanakan
sebanyak 149 paket pekerjaan fisik meliputi pembangunan 5 Ruang Kelas
Baru (RKB) SD, 3 RKB TK dan 1 RKB Paud. 52 Rehabilitasi Ruang Kelas SD,
pembangunan 2 Lapangan Upacara, 4 Lapangan Olahraga, 3 Labroratorium beserta
perabotnya, pembangunan 12 UKS, pembangunan 2 Perpustakaan, Pembangunan 3 pagar
sekolah, 1 Pondok Baca, pembangunan 18 Toilet dan 1 rebab Toilet Sekolah, 3
Area Bermain TK /PAUD hingga pembangunan 1 Mushola Sekolah. Bahkan janji
bantuan seragam sekolah gratis yang disampaikan saat kampanye juga telah
dilalokasikan 10.023 Stell seragam TK, SD, dan SMP sederajat.
9.
Bupati Dillah juga diganjar penghargaan oleh PGRI Pusat sebagai kepala daerah
yang berkomitmen tinggi dalam mewujdukan pendidikan berkualitas di daerahnya.
10.
Layanan Kedaruratan Call Center 112 juga langsung direalisasikan di tahun
pertama Dillah - Muslimin. Layanan ini cukup efektif mengatasi aduan
kedaruratan oleh masyarakat dan masa layanan mencakup 24 / 7.
11.
Ketahanan Pangan; Sebagai kawasan Swasembada Pangan yang ditetapkan dalam RPJMN
2025-2030, Dillah - Muslimin cukup fokus pada sektor pertanian tanaman pangan.
Program Gempita dari IP 100 menjadi IP 200 hingga kuartal kedua 2025 mampu
diproduksi 24.411 ton gabah kering. Sedangkan komoditas cabe yang kerap menjadi
biang inflasi mampu diproduksi 82,5 ton dengan luas tanam 110 hektar per
September 2025. Sedangkan untuk tanaman Jagung malah overtarget dengan
realisasi panen 407 hektar dari target sebelumnya 315 hektar.
12.
UMKM; penguatan UMKM untuk target UMKM Naik Kelas, Dillah - Muslimin telah
melaksanakan pelatihan bagi UMKM bekerjasama dengan Petrochina Jabung Ltd,
pelatihan komperehensif berbasis teknologi Aritificial Intelegent (AI) yang meliputi
public speaking pelaku UMKM, Business Model Canvas AI, menghitung HPP,
pencatatan keuangan, copywriting AI, foto produk, live streaming, digital
Marketing, shopee seller, branding, desain kemasan, biolink promosi hingga
kemampuan presentasi bisnis oleh pelaku UMKM. Tahun 2025 juga diadakan satu
unit Mobil UMKM, sejumlah bantuan usaha dan penguatan perizinan pelaku
UMKM.
13.
Program Nelayan Sejahtera dengan janji bantuan kapal nelayan 10 GT berbasis
kelompok juga langsung direalisasikan. Kapal yang dilengkapi dengan dukungan
teknologi perikanan lengkap dengan penguatan SDM pengelola bagi kelompok.
14.
Komitment Asuransi bagi Nelayan, lahan sawah dan ternak yang dicanangkan tahun
2025 saat ini sedang berproses untuk dilaksanakan tahun ini dengan cakupan
Asuransi Nelayan 2.600 jiwa, Asuransi Ternak 333 ekor dan Asuransi Padi untuk
1000 Hektar.
15.
Telekomunikasi dan Informatika ; Pada tahun pertama kepemimpinannya
Dillah - Muslimin berhasil mengurangi blankspot dari 17 titik pada 2024
menjadi hanya tinggal 8 pada tahun 2025. Telah pula terpasang sistem jaringan
Fiber Optik dan radio IP di 43 titik. Sepanjang 2025 telah pula terbangun
delapan menara telekomunikasi baru sehingga total saat ini sudah mencapai 118
menara. Koordinasi percepatan pengentasan BlankSpot ini juga dikejar hingga
koordinasi ke Kemetenterian Komunikasi dan Digital demi alokasi Internet Rakyat
Merah Putih di sejumlah blankspot non profit oriented bagi provider swasta /
BUMN.
16.
Keterbukaan Informasi Publik; Tanjung Jabung Timur kembali mendapat predikat
Informartif ke-4 kalinya dari Komisi Informasi.
17.
Tanjung Jabung Timur juga berhasil mendapatkan alokasi Sekolah Rakyat yang akan
dibangun di Kecamatan Geragai tahun 2026 ini. Bersamaan dengan itu alokasi
Gudang Bulog lengkap juga didapatkan Pemkab Tanjabtim yang
pembangunannya dipastikan di tahun 2026 ini di Kelurahan Nibung Putih Kecamatan
Muarasabak Barat.
18.
Koperasi Merah Putih sebagai mandatori pemerintah pusat sudah pula selesai
dibentuk sejumlah 92 unit. Saat ini sejumlah pembangunan fisik kantor koperasi
sudah pula mulai dibangun.
19.
Tata Kelola Anggaran ; Pemerintahan Dillah - Muslimin juga berhasil membukukan
opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Republik Indonesia sebagai
pertanggungjawaban yang baik dalam pengelolaan belanja dan keuangan daerah.
Sejumlah
capaian itu tak terlepas dari upaya jemput bola pro aktif Dillah - Muslimin.
Sebagai bupati, DIllah diketahui tak sungkan menemui para pengambil kebijakan
di pemerintahan pusat demi mendapatkan program - program pembangunan yang
dbuituhkan masyarakat Tanjung Jabung Timur.
Ucapan
Dillah bahwa efisiensi dan tekanan anggaran tak boleh menyurutkan tekad
merealisasikan visi misi Merata ia buktikan dengan strategi cerdas
mengedepankan kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak.
Lalu,
bagaimana pendapat anda ? Sudahkah komitment janji politik Dillah - Muslimin
dilaksanakan selama satu tahun kepemimpinan mereka ? ***
Sumber : Willy Bronson/Diskominfo Tanjabtim

0 Komentar