MediAmpera.COM - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menegaskan, pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah, tetapi yang lebih penting membangun akhlak mukarimah anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda, karena ini warisan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini.
Pernyataan Al Haris itu dikemukakannya saat Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama Masyarakat Kota Jambi, bertempat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis 26 Februari 2026 malam.
"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita diberi kekuatan dan kesehatan untuk menghidupkan malam dan siang ramadhan dengan ibadah wajib dan sunnah penuh kekhusukan, melatih diri menjadi insan Islam yang sebenar-benarnya, demi mengharapkan rida Allah SWT. Semoga Allah memberi pengampunan dan menerima semua amalan kita, aamiin ya Rabbal ‘alamiin," ucap Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris mengatakan, momentum bulan ramadhan menjadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi, untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat, menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat, yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan yang memajukan dan mensejahterakan seluruh masyarakat.
"Tentunya, pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah," kata Al Haris.
Foto: Mulyadi Adpim/Kominfo.Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi menciptakan keyamanan bagi masyarakat, sesuai dengan Kota Jambi bahagia
"Kota Jambi merupakan barometernya Provinsi Jambi, meskipun kita mempunyai 9 kabupaten 2 kota, wajah awal yang dilihat orang Kota Jambi-nya, bila kotanya bersih, masyarakatnya murah senyum dan baik, terhadap semua orang, ini sudah membuat kesan baik bagi semua, dan sudah menutupi kabupaten lain," lanjutnya.
Pada bagian lain, saat dirinya berada di Jakarta mendapat informasi terkait kondisi anak-anak di Jambi.
"Kemarin saya di Jakarta, saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi, ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless), ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, agresivitas, hingga masalah yang memengaruhi karakter dan kemandirian anak kedepannya.
Menurutnya masalah ini sangat penting untuk diingat, bahwa kasih sayang ayah tidak selalu hilang karena perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional. Perbaikan hubungan bisa dilakukan dengan konsistensi perhatian dan kasih sayang.
Mirisnya lagi Gubernur Al Haris juga mengungkapkan, data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut ada sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.
“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” tegasnya.
Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media, Gubernur Al Haris kembali menyampaikan bahwa safari ramadhan harus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi dan penyerap aspirasi langsung masyarakat. Selain itu kegiatan safari ramadhan ini juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat untuk berdialog secara langsung, menjadi media bagi pemerintah untuk mendengar dengan saksama.
"Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah," sebutnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan, hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, berjalan sangat baik umumnya ditandai dengan sinergi yang erat, komunikasi intensif, dan kolaborasi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan.
"Untuk secara umum, semua program dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan terarah karena program strategis di tingkat kota diselaraskan dengan visi dan misi tingkat provinsi, agar percepatan pembangunan dapat tercapai secara merata," ujar Wali Kota Jambi.
Dikesempata yang sama, pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Hasan Basri Husin, dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Ramadhan sebagai peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan penguatan empati sosial melalui puasa yang bukan sekadar menahan lapar, melainkan menjaga hati dan lisan, selain itu momentum kembali kepada Al-Qur'an, meraih ampunan Allah, dan berlatih disiplin diri.
Usai sholat isya dan tarawih bersama Gubernur Al Haris, menyerahkan bantuan 20 paket sembako/susu, biskuit/roti dan telur dari ASN Provinsi Jambi Peduli Stunting, program ASN Peduli Stunting merupakan gerakan nyata yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi untuk mempercepat penurunan angka stunting Provinsi Jambi.
Disamping itu juga diserahkan bantuan CSR dari Bank 9 Jambi Rp.20 juta kepada pengurus Masjid Al Ikhlas dan bantuan untuk kaum dhuafa serta anak yatim dari Baznas Provinsi Jambi berupa 20 paket,.
Kemudian ada dari Baznas Kota Jambi, juga memberikan bantuan kepada warga dan bantuan secara pribadi dari Wali Kota Jambi senilai Rp.5 juta.***
Sumber : Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani | Editor : Asr


0 Komentar