MediAmpera.COM - Seorang laki-laki bernama Lambak usia 75 tahun, sekitar pukul 13.00 ditemukan sudah meninggal dunia, di perkebunan kelapa di RT. 01 Parit 01 Dusun Sungai Niur, Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur Jambi.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban Lambak yang beralamat tinggal di Perumahan Villa Mutiara Blok J 20 Rt. 044 Rw. 02 Kelurahan Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, itu sempat dihubungi oleh anaknya bernama Yuleng, setelah lima hari pergi dari rumah.
Karena merasa khawatir dengan keadaan orang tuanya, hari Minggu 18 Januari 2026, Yoleng pergi menyusul ke lokasi perkebunan kelapa di RT. 01 Parit 01 Dusun Sungai Niur, Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur Jambi.
Namun, usaha pencarian untuk menemukan orang tuanya tidak berhasil, akhirnya Senin 19 Januari 2026, Yuleng mendatangi Polsek Muara Sabak Timur, untuk melaporkan bahwa orang tuanya, atas nama Lambak, yang kehilangan kontak dan mungkin telah hilang selama lebih kurang lima hari.
Dalam laporannya ke polisi, Yuleng mengatakan bahwa dirinya terakhir berkomunikasi via telepon dengan orang tuanya pada hari Selasa 13 Januari 2026, dan sejak saat itu orang tuanya sudah tidak merespon lagi panggilan telpon.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Muara Sabak Timur, AKP Chandra Adinata,SH beserta personel Polsek Muara Sabak Timur dibantu petugas Sat Pol PP Kecamatan serta didampingi Kepala Dusun Sungai Niur, langsung melakukan pencarian di seputaran lokasi kebun kelapa milik Lambak (korban).
Sekira pukul 13.00 wib, akhirnya petugas gabungan menemukan jasad korban (Lambak) yang tergeletak dalam kondisi telungkup, di areal perkebunan kelapa dan dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh telah membusuk.
Selanjutnya Kapolsek berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Tanjab Timur, langsung melakukan Identifikasi terhadap jenazah korban dan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk dilakukan otopsi.
Disamping jenazah korban ditemukan barang bukti berupa sebilah parang pendek beserta sarungnya, sebuah tas pinggang yang berisikan dompet dan satu unit HP Nokia, Polisi juga sudah memesang Police Line untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, guna proses otopsi didampingi pihak keluarga korban. Sedangkan untuk penyebab meninggalnya korban masih menunggu hasil otopsi.***
Reporter: Jamaldm | Editor: MAS

0 Komentar