Breaking News

Pengurus Lembaga Adat Tungku Tigo Sejerang Kelurahan Teratai Dikukuhkan

 

MediAmpera.COM - Ketua Lembaga Adat Tali Tigo Sepilin, Kecamatan Muara Bulian, Datuk Muhammad Basyid, didampingi Butapi Batang Hari diwaliki Sekda Mula P Rambe dan Camat Muara Bulian Zuhri, SE, melantik Pengurus Lembaga Adat Tungku Tigo Sejerang Kelurahan Teratai, bertempat di Balai Kelurahan Teratasi, Sabtu, 24 Januari 2026.

Kedatangan Ketua Adat Duduk Tigo Silo Sepilin, Panglimo Melintang Alam, dan Camat Muara Bulian disambut dengan tarian persembahan yang dibawakan para penari Sangar Tari Pinang Lako Kelurahan Teratai dibawah asuhan Indrawati Marita.

Ketua Panitia Datuk Tapiandri, S.E. menyebutkan untuk pelaksanaan acara pelantikan ini, biayanya dari swadaya masyarakat, secara bergotong royong dalam menyukseskan acara pelantikan.

Datuk Tapiandri menyampaikan ucapan terima kasih. Atas semua bantuan dan donasinya. “Kegiatan gotong royong seperti iko harus kita pertahankan, ujarnya.

Sementara Lurah Kelurahan Teratai  Yatiman, S,E, dalam sambutan mengatakan, selama kepemimpinannya sangat merasokan peran Lembaga Adat Tungku Tigo Sejerangan Kelurahan Teratai dalam mengakhiri silang sengketo nan kusut dak biso diurai, nan keruh dan biso jernih.  Menjadi nan taat selesai di patih, nan ingkar balik ka rajo.

“Beberapo silang sengketo berhasil diselesaikan, asal belut balik ka lumpur, asal emas balik ka puro, asal sanak balik ka sanak, asal dulur balik ka dulur. Tasesat di jalan nan kenyok, dak lupo balik ka muaro.  Harapan sayo dan jugo harapan masyarakat Teratai kepado pengurus nan baru,” kata Yatiman,S.E.

Menurut Yatiman, ado limo perkakaro yang diingat. Pertamo: Hening Ditengah Keriuhan.  Dingin dalam kepanasan, Sunyi ditengah Keramaian. Keduo: Adat Di Pake Baru, Nan Memegang Sepanjang Janji, Nan Setio Guno Sampe Mati, Nan Patuh Sepanjang Hayat, Nan Dinanti Sepanjang Buat.

Ketigo: Setio Dan Berbakti  Melaksanokan Kehidupan  Nan Beradat Pseko Batuah, Hadir Di Setiap Permasalahan Masyarakat Kelurahan Teratai. Menjadi Penegak Alur Dengan Patut, Damai Dalam Keberagaman.

Keempat: Semua Pengurus Dapat Bahu Membahu Bekerja Jujur, Adil Dan Berintegritas Dalam Menyelesaikan Silang Sengketo dan yang Kelimo: Tibo Di Ukuran Kepalo Dijunjung, Tibo Diukuran Bahu Dipikul,  Seloko Adat Bolehlah Menjadi Pedoman Pengurusan Kewenangan Iko Dengan Baik.

Sementara Ketua Terpilih Ns. Umar, S.Kep. MKM menyampaikan terima kasih kepada para undangan yang telah hadir dan meluangkan waktu yang mungkin sudah memiliki agenda, namun demi adat bersedia mengorbankan waktu untuk hadir.

Untuk itu terima kasih.  Ns. Umar, S.Kep. MKM bertekad ke depan adat mampu berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman masyarakat di kelurahan Teratai.

“Adat harus mampu mencegah generasi muda dari perilaku menyimpang dan terlibat Narkoba. Karena itu, pada tingkat Rukun Tetangga akan dibentuk pengurus adatnya,” tegasnya.

Camat Muara Bulian, Zuhri, SE dikesempatan itu, mengatakan, dirinya sangat mendukung rencana pembangunan balai adat, dan yakin segera akan dibangun serta dukungan terhadap progam Lemabag Adat Kelurahan Teratai.

Visi-Misi

Ns. Umar, S.Kep. MKM saat memaparkan visi dan misi serta program adat Tungku Tigo Sejerang Kelurahan Teratai, kepada semua Camat Muara Bulian, Zuhri, SE sangat mendukung pembangunan balai adat dan yakin dapat dibangun serta dukungan progam untuk adat Kelurahan Teratai.

Adat kito visi dan misinya sudah jelas dan program kerjo jugo sudah disusun mari kito samo-samo laksanakan basamo.  Satu diantara program kita nanti adalah membangun balai adat. Insya Allah balai adat sayo yakin terwujud selama kepemimpinan periode ini.

Ketua Lembaga Adat Tali Tigo Sepilin Kecamatan Muara Bulian, Muhammad Basyid menyampaikan pesan dengan diserhkannya Lacak dan Keris kepada Pengurus Baru ini artinya sebagai Amanah dalam melaksanakan tugas adat nan ta eco pake di bumi teratai. Lacak Nan Selilit Kepalo  Simbol  Dak Lapuk Dek Hujan Dak Lekang Dek Panas, Dengan Akal Raihlah Kato Nan Saiyo.  Keris Nan Sebilah Simbol  Hukum Nan Adil  Lantak Nan Idak Goyah, Titian Teras Batango Batu, Cermin Nan Idak Kabur.

Ketua Adat Duduk Tigo Silo Bumi Serentak Bak Regam Datuk Jago Pati Setio Pseko menyampaikan pesan kepada pengurus baru pedomanilah induk undang nan limo dan tradisi Teratai untuk dilestarikan.  Tegakkan hukum di bumi teratai dan lestarikan tradisi adat di acara pengantenan. Adat kito cukup mengangkat harkat dan martabat. Mari koto Seciap bak ayam, Sedekak bak batu. Adat ini tumbuhnya memang dari desa,

Sementara itu Datuk Saipul Bahri yang dikenal dengan namo H. Gabuk. Sayo senang dengan telah dilantik dan dikukuhkanyo  Pengurus Adat Tungku Tigo Sejerangan. Dan kedepan harapannya Adat dapat menyelessaikan segalo silang sengketo di masyarakat Teratai.  Masalah dikit di selesaikan masalah besar  di seiyo sekatokan. Jangan dikit-dikit  lapor polisi. Silang Sengketo yang biso diselesaikan adat serahkan ke adat.***

Penulis : M Rasyid | Editor : MAS

0 Komentar

IKLAN

Type and hit Enter to search

Close