MediAmpera. COM - Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana resmi melantik dan mengukuhkan sebanyak 181 kepala sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP Negeri di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, bertempat di lanta 6 aula kantor Wali Kota Jambi, Selasa 30 Desember 2025.
Dr. Maulana mengatakan, menepis isu adanya praktik transaksional dalam pengangkatan kepala sekolah. Diyegaskan tidak akan mentolerir praktik semacam itu.
“Sempat diisukan ada transaksional. Saya pastikan, kalau ada sekarang juga langsung saya ganti,” tegas Maulana.
Maulana menjelaskan, dari total tersebut masih terdapat 8 calon kepala sekolah yang belum dilantik dan akan menyusul belakangan karena masih terkendala proses administrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN)
Selain itu, terdapat 26 kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun dan tetap diberi kesempatan menyelesaikan pengabdian hingga akhir masa tugasnya.
"Yang pensiun tetap kita hormati pengabdiannya, kita beri kesempatan sampai akhir masa tugas,” ujarnya.
Maulana menekankan peran strategis kepala sekolah dalam memajukan kualitas pendidikan di Kota Jambi. Menurutnya, peningkatan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi daerah.
“Kepala sekolah harus bekerja dengan baik untuk memajukan SDM Kota Jambi. Ini investasi masa depan,” katanya.
Ia juga menyoroti kondisi sekolah negeri yang belakangan mulai kurang diminati masyarakat, meskipun kesejahteraan guru negeri dinilai sudah lebih baik.
Hal ini, kata Maulana, menjadi tanggung jawab kepala sekolah untuk mengembalikan kepercayaan publik.
“Prestasi siswa sekarang justru banyak datang dari sekolah swasta. Kepala sekolah negeri harus mengembalikan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Maulana menekankan pentingnya kepemimpinan (leadership) kepala sekolah dalam mengubah pola pikir, meningkatkan kinerja, dan memperbaiki.
Leadership kepala sekolah harus mampu mengubah mindset dan memperbaiki citra. Jangan biasa-biasa saja. Kalau biasa-biasa saja, berhentilah,” ujarnya dengan nada tegas.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan pendidikan di Kota Jambi bukan kekurangan sekolah, melainkan distribusi sekolah yang belum merata dan tepat.
Dalam kesempatan itu, Maulana juga meminta para kepala sekolah, khususnya yang berasal dari jalur PPPK, untuk menjaga integritas dan kinerja. Ia mengingatkan agar kepercayaan yang diberikan tidak disia-siakan.
“Jangan bikin malu wali kota yang sudah memperjuangkan adik-adik PPPK jadi kepala sekolah. Ada enam kepala sekolah yang berasal dari PPPK,” katanya
Maulana berharap seluruh kepala sekolah yang dilantik dan dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa perubahan nyata bagi dunia pendidikan di Kota Jambi.***
Rep/Editor: MAS

0 Komentar